Dior Dior Dior

Pemkot Semarang Imbau Warga Waspada Potensi Kebakaran

Dior

Apa Kabar Semarang – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, Jawa Tengah, mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh korsleting listrik. Imbauan ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, saat meninjau lokasi kebakaran di kawasan Sendangguwo dan Palebon, Rabu (24/9).

Pemkot Semarang Jajaki Penataan Lokasi Bekas Kebakaran Sendangduwo dan Palebon untuk Public Space - Jateng Network
Pemkot Semarang Imbau Warga Waspada Potensi Kebakaran

Menurut Agustina, kasus kebakaran yang terjadi belakangan ini sebagian besar dipicu oleh masalah instalasi listrik, baik akibat penggunaan peralatan yang tidak standar maupun kondisi kabel yang sudah tidak layak pakai. Ia menekankan, masyarakat harus lebih peduli dengan keselamatan di lingkungan rumah tangga masing-masing, mulai dari pemeriksaan instalasi listrik secara rutin hingga memastikan penggunaan perangkat listrik sesuai prosedur.

Dior

“Banyak kasus kebakaran akhir-akhir ini yang berawal dari korsleting listrik. Karena itu, saya mengajak seluruh warga untuk lebih berhati-hati dan memperhatikan kondisi instalasi di rumah maupun tempat usaha,” ujar Agustina.

Baca Juga : Satu tewas dalam kebakaran di Jomblang Semarang

Kasus kebakaran di Kota Semarang dalam beberapa bulan terakhir memang cukup memprihatinkan. Sebelumnya, pada Sabtu (13/9), kebakaran terjadi di kawasan permukiman padat penduduk Jomblang Perbalan. Peristiwa itu menelan satu korban jiwa dan meninggalkan trauma mendalam bagi warga sekitar. Tidak hanya itu, tragedi yang lebih besar sempat terjadi pada Jumat (25/7) di Jalan Pesanggrahan Raya, Mlatibaru, yang merenggut lima nyawa dari satu keluarga akibat kebakaran hebat.

Sosialisasi Pencegahan Korsleting Jadi Fokus Pemkot Semarang

Melihat situasi ini, Pemkot Semarang berkomitmen meningkatkan sosialisasi mengenai bahaya korsleting listrik dan cara pencegahannya. Selain itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Semarang juga terus menggiatkan edukasi ke masyarakat. Termasuk pelatihan penanganan kebakaran skala kecil agar warga lebih sigap saat menghadapi kondisi darurat.

Agustina menegaskan, pencegahan tetap menjadi langkah paling efektif untuk menghindari korban jiwa maupun kerugian materiil. Oleh karena itu, warga diminta tidak menunda untuk memperbaiki instalasi listrik yang bermasalah, menggunakan peralatan rumah tangga sesuai standar. Serta tidak membiarkan kabel menumpuk atau stop kontak kelebihan beban.

“Keselamatan bersama adalah tanggung jawab kita semua. Pemkot akan terus hadir membantu, tapi masyarakat juga harus aktif melakukan langkah pencegahan dari lingkungan masing-masing,” tegasnya.

Dengan meningkatnya kesadaran warga dan dukungan penuh dari pemerintah, diharapkan risiko kebakaran di Kota Semarang dapat ditekan. Sehingga tragedi serupa tidak kembali terulang.

Dior